Pages

Sabtu, 17 Desember 2011

Pesta Jejaring Sosial Di Ancol!!


Pesta Jejaring Sosial bernama "So Me Playground" akan diadakan di 8 kota besar. Di Jakarta, acara ini digelar di Pantai Karnaval, Ancol.
Ke delapan kota besar tersebut adalah Jakarta di Pantai Karnaval Ancol, Surabaya di Grand City, Yogyakarta di Lapangan Parkir Mandala Krida, dan Semarang di Lapangan Garnisun Kalisari pada Sabtu (17/12/2011).
Sedangkan kota lainnya diadakan pada Minggu (18/12/2011). Kota lainnya yang mengadakan serentak besok adalah Bandung di Lapangan Parkir Metro Trade Center, Medan di Lapangan Parkir Plaza Medan Fair, dan Bali di Central Park Kuta, Pekanbaru di Lapangan Purna MTQ.
Acara ini disponsori oleh operator selular Axis. "Acara ini sangat inspiratif, saya berharap dapat memberikan inspirasi kepada berjuta masyarakat Indonesia yang menyukai internet untuk lebih memaksimalkan internet terutama jejaring sosial dan bagi jutaan masyarakat yang belum menggunakan internet," ujar Daniel Horan, Chief Marketing Officer Axis dalam siaran pers yang diterima Kompas.com hari ini.
Di acara "So Me Playground" ini, sesama pengguna jejaring sosial dapat bertemu secara langsung dan mendapatkan informasi dari tokoh-tokoh di balik suksesnya platform jejaring sosial dunia. Tokoh-tokoh tersebut diantaranya Nick Gibbon dari Facebook (APAC Facebook Director) yang berbicara mengenai fitur terbaru dari Facebook dan Ken Chang (APAC Commercial Director, Microsoft Advertising and Online) dari Windows Live (MSN) yang berbicara mengenai integrasi sosial.
Tokoh dari Indonesia yang akan hadir adalah Lucy Wiryono yang berperan di balik kesuksesan business dan brand Holycow Steak dengan memanfaatkan jejaring sosial. Hadir pula Satya Witoelar (co-founder and Lead Designer) dari Yahoo! Koprol.
Komunitas yang ikut berpartisipasi dalam acara ini adalah Yahoo! Koprol, Bouncity, Tumblr, Flickr, Kapanlagi, Kompasiana, Detik Forum. Ada pula booth-booth interaktif seperti Facebook, Yahoo!, dan Twitter.
Acara ini terbuka untuk umum baik pelanggan Axis maupun pelanggan operator lain. Cukup "LIKE" Axis Facebook Fan Page di http://www.facebook.com/AXISgsm sebelum masuk ke acara "So Me Playground". Tiket masuk Ancol bisa ditukar di AXIS Lounge dengan kartu perdana Axis Eksis dan voucher isi ulang.
Read More >> Pesta Jejaring Sosial Di Ancol!!

Sifat Orang Munkmin yang Menakjubkan



Suhaib r.a mengatakan kepada Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh menakjubkan urusan orang mu'min, sesungguhnya semua urusannya baik baginya dan hal ini hanya ada pada seorang mu'min. Apabila mendapat sesuatu yang menyenangkan, maka ia bersyukur maka hal itu adalah baik. Dan apabila dirinya kesusahan, ia bersabar maka hal itu pun baik baginya.”


Pertanyaan Renungan
Dalam hidup ini keadaan tidak akan selalu berlangsung sesuai dengan yang kita inginkan. Bagi orang beriman, semuanya akan menjadi kemuliaan. Kuncinya adalah ketepatan menyikapinya. Apakah kita termasuk yang selalu bersyukur atas segala anugerah Allah, dan bersikap sabar atas kesulitan-kesulitan yang dihadapi? (Sungguuh berbahagialah orang-orang yang mempunyai iman yang kokoh)
Read More >> Sifat Orang Munkmin yang Menakjubkan

Kebaikan Dan Keburukan



Sahabat Wabishah bin al-Ma'bad al-Juhanni r.a berkata, “pernah saya datang kepada Rasulullah, menanyakan tentang kebaikan dan dosa maka Nabi SAW bersabda, “Tanyakan hati nuranimu, kebaikan itu adalah yang dengannya jiwamu menjadi tenteram dan hatimu menjadi damai. Sedangkan kejelekanmu atau dosa adalah dengannya hatimu menjadi gelisah dan engkau tidak suka apabila perbuatanmu diketahui oleh orang lain ”
(H.R, al-Tirmidzi dan Ahmad)


Pertanyaan Renungan
Ada suatu perankat peralatan yang dianugerahkan Allah kepada setiap manusia untuk membimbing kehidupannya. Alat tersebut tidak akan pernah bohong. Apa yang disampaikan selalu jujur, baik, dan tanpa pamrih. Seandainya kita belum tahu tentang baik buruk dari suatu ayat al-Qur'an dan sunah, alat tersebut selalu membisikkan kebaikan, namun sayang kebanyakan dari kita selalu mengabaikannya. Alat tersebut adalah hati nurani kita. Pernahkah kita berupaya memahami dan mengenali nurani kita?

Read More >> Kebaikan Dan Keburukan

Jumat, 16 Desember 2011

Apakah Iman Itu?

Apakah Iman Itu?
Abu Umamah r.a berkata, “Seorang laki-laki bertanya, 'Ya Rasulullah SAW, apakah iman itu?” Rasulullah  SAW bersabda, 'Kalau kebaikanmu itu membuatmu senang dan kalau kejelekanmu itu membuatmu susah maka engkau seorang muslim.”
(H.R Ahmad dan Tabrani)

Pertanyaan Renungan
Seringkali kita keliru mengukur keimanan kita. Keimanan hanya kita pahami sebatas mengerjakan ritual. Apakah perilaku sosial kita baik atau buruk tidak pernah menjadi perhatian, mari kita bertanya kepada hati nurani kita, apakah kita senang ketika mengerjakan kebaikan?
Dan apakah kita sedih kalau mengerjakan keburukan?
(Kalau jawabannya “Ya” Insya Allah kita termasuk orang mukmin)
Read More >> Apakah Iman Itu?

Menulis Surat Untukmu Guruku

Kemarin, Jum’at 16 Desember 2011. Saya dan teman-teman dari Blogger Bojonegoro mengunjungi rumah guru-guru yang terpilih. Dalam rangka memperingati hari guru kemarin. Blogger Bojonegoro mengadakan Lomba Menulis Untukmu Guruku tanggal 25 Nopember kemarin. Dan sudah tiba waktunya untuk menyerahkan hadiah/piagam penghargaan untuk pemenang.
Kita pergi mengunjungi juara ke 2 Olyvia Dian Hapsari(SMAN 2 Bojonegoro) di kediamannya. Memberi ucapan selamat kepadanya dan memberikan piagam penghargaan sebagai juara ke 2. Lalu kita mengajak sang juara untuk pergi ke rumah guru yang diberinya surat, yaitu Bu Taty Yudha Wilujeng guru SMPN 1. Lalu kita menyuruh pemenang untuk membacakan surat hasil tulisannya didepan gurunya. Suasana yang sangat mengharukan terjadi. Hampir semua yang mendengarkan surat yang dibacakan itu terenyuh dan terharu bahkan samapi meneteskan air mata, termasuk saya sendiri.
Pesan Ibu Taty Yudha Wilujeng kepada Olyvia Dian Hapsari dan para murid-muridnya yaitu jangan patah semangat atas kekurangan yang di punya. Harus berusaha memperbaiki diri menjadi manusia yang lebih.
Juara 1 adalah Aginta Friska Mahartika(SMAN 2 Bojonegoro) dan juara 3 adalah Budi Santosa.Untuk guru yang yang mendapat penghargaan Juara 1 dan 3 adalah Bu Tutuk Prihastuti (SMAN 2 Bojonegoro) Untuk Surat juara satu, saya yang membacakan di depan Bu Tutuk Prihastuti dan teman-teman Blogger Bojonegoro. Dan seperti yang sebelumnya, pembacaan surat diliputi perasaan haru. Semua yang mendengarkan hampir menangis. Bahkan Bu Tutuk Prihastuti menangis terharu karena mendengar surat dari muridnya itu.
Pesan dari Bu Tutuk Prihastuti kepada murid-muridnya yaitu ; Setiap guru mempunyai karakter yang berbeda-beda dan mempunyai cara yang mengajar yang tidak sama pula. Jadi setiap murid seharusnya mengerti akan perbedaan-perbedaan pada setiap guru yang mengajarnya.
Read More >> Menulis Surat Untukmu Guruku

Kamis, 15 Desember 2011

Jarum Jahit



Jarum jahit dalam kemasan
Jarum jahit adalah alat menjahit berbentuk batang yang salah satu ujungnya runcing, dan memiliki mata jarum sebagai lubang lewatnya benang. Pada zaman kuno, jarum dibuat dari tulang hewan atau kayu. Jarum jahit modern dibuat dari kawat baja karbon tinggi berlapis nikel atau emas sebagai pencegah korosi.
Jarum untuk menjahit dengan tangan (jarum tangan) memiliki mata jarum pada bagian pangkal. Jarum pentol digunakan untuk menyematkan pola pada bahan. Ketika tidak sedang digunakan, jarum pentol dan jarum tangan ditusukkan ke bantal jarum untuk mencegah cedera.
Ukuran jarum jahit dinyatakan dengan nomor pada kotak jarum atau kemasan. Menurut konvensi, makin kecil nomor jarum, makin besar pula ukuran jarum. Jarum nomor 1 lebih panjang dan berdiameter jauh lebih besar dibandingkan jarum nomor 10 yang lebih pendek dan berdiameter lebih kecil.

Jenis
Jarum serbaguna (jarum sharp)
Jarum untuk menjahit dengan tangan. Ujung jarum tajam, mata jarum bundar, dan panjangnya sedang.
Jarum wol atau jarum bordir
Serupa dengan jarum sharp, namun memiliki mata jarum yang lebih panjang agar mudah memasukkan beberapa helai benang sekaligus atau benang sulam dari wol.
Jarum mesin jahit (untuk mesin jahit manual, semiotomatis dan otomatis)
Mata jarum berada sebelum bagian ujung yang runcing.
Jarum mesin jahit industri
Jarum berbentuk silinder seluruhnya dan tidak memiliki bagian yang pipih seperti halnya jarum mesin jahit manual.
Jarum mesin obras
Jarum obras lebih pendek dibandingkan jarum mesin jahit. Mesin obras menggunakan tiga batang jarum obras sekaligus.
Jarum kembar
Dalam sebatang jarum terdapat dua mata jarum. Jarum jenis ini dipakai sewaktu membuat jahitan aplikasi atau menjahit kelim tiras kain.
Jarum bolpoin
Jarum ini memiliki ujung yang tumpul, dan dipakai untuk bahan melar seperti bahan rajutan dan kaus. Ukuran 5-10.
Jarum tapestri
Jarum bermata jarum besar dan ujung jarum tumpul untuk membordir. Ujung yang tumpul memungkinkan jarum menembus bahan tanpa merusak. Ada pula jarum tapestri dengan dua mata jarum.
Read More >> Jarum Jahit

Senin, 12 Desember 2011

BURUNG BEO DAN SAUDAGAR KAYA


Dikisahkan ada seorang saudagar kaya memiliki seekor burung yang sangat bagus. Dia meletakkan burung itu di dalam sebuah sangkar.
Pada suatu hari saudagar kaya itu pergi ke India tempat asal burung itu. Dalam perjalanan, saudagar itu bertanya kepada burungnya apakah dia dapat melakukan sesuatu untuknya.
Burung itu menjawab agar dirinya dilepaskan karena ingin udara kebebasan. Tapi saudagar itu menolak.
Karena permintaannya ditolak, burung itu kemudian mengajukan permintaan lain. Dia ingin dibawa ke sebuah hutan di India dan meminta saudagar itu agar mengumumkan kalu dirinya telah ditangkap kepada burung-burung yang ada di hutan.
Si saudagar itu menyetujui permintaannya. Dan tidak lama kemudian dia berbicara kepada seekor burung liar yang bentuknya mirip dengan burung miliknya. Burung liar itu tiba-tiba terjatuh. Burung itu pingsan dan tidak sadarkan diri. Jatuh dari atas pohon ke tanah.
Si saudagar mengira kalau burung liar itu adalah saudara burung miliknya, dan dia mungkin sangat sedih mendengar berita kalau saudaranya di tangkap. Si Saudagar itu pun bersedih karena menganggap dirinya penyebab kematian burung itu.
Ketika saudagar pulang dari hutan, burung miliknya bertanya apakah ada kabar baik untuknya dirinya?
Si saudagar menjawab, “Tidak! Bahkan aku berfikir ini berita buruk. Suatu hari saudaramu pingsan dan jatuh dari pohon. Jatuh pas di kaki ku ketika aku mengatakan kepadanya tentang penangkapan dirimu.”
Setelah itu si saudagar berhenti dari bicara, entah bagaimana tiba-tiba burung miliknya tiba-tiba pingsan dan jatuh di adalam sangkar.
Rupanya berita tentang kematian saudaranya telah membuatnya sedih dan pingsan pula, pikir si saudagar.
Dengan perasaan sedih, saudagar itu membuka pintu sangkarnya dan mengulurkan tangan untuk mengambil burungnya yang pingsan. Lalu dia meletakkan burungnya itu di atas kusen jendela rumahnya.
Tapi, dalam sekejap si saudagar di buat kaget. Karena burung miliknya pulih kembali dan sehat dengan cepatnya. Burung itu lalu terbang menuju dahan sebuah pohon. Kemudian burun itu berkata kepada saudagar , “sekarang Anda akan mengerti . Apa yang anda pikirkan itu kabar buruk dan malapetaka itu justru kabar baik buat saya lanjut burung itu.”
“Berita tentang penangkapanku kepada saudaraku itu sesungguhnya pesanku kepada saudaraku tentang kebebasasnku.”
Dan burung itu pun segera mengepakkan sayapnya dan terbang ke angkasa kebebasan.

                                      
Things to Think?
Diceritakan bahwa saat Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW berjumpa dengan seorang yang sudah renta. Lalu beliau bertanya kepadanya, “Siapakah tuan?” Orang tua itu menjawab, “Akulah Dunia.”
Dunia  dalam Bahasa Arab yang berasal dari akar kata sesuai ilmu saraf, dana, yadnu yang berarti yang tidak langgeng, temporal, yang hilang, dan yang cepat berlalu. Dalam sebuah syair lagu yang digubah Rhoma Irama berkolaborasi dengan musikus India disebutnya Sifana.
Dikatakan bahwa dunia diciptakan sesungguhnya untuk menjadi sarana, fasilitas, untuk mempermudah pengabdian dan ibadah kepada Allah SWT. Dalam Al-Qur’an sendiri diistilahkan dengan menjadikan sebagai syakhkharalakum menjadi sesuatu yang serviceable.
Kata serviceable diambil dari pemikiran Ismail al-Faruqi, seorang pemikir Islam keturunan Yahudi yang gencar dengan ide-ide Islamisasi Ilmu Pengetahuan pada penghujung tahun 80-an.
Namun dalam prakteknya, fasilitas yang mestinya menjadi alat penghambaan dan ibadah kepada Allah SWT sering malah sebaliknya, menadi penghalang. Dan tidak sedikit malah menjauhkan diri dari Allah SWT.
Demi dunia orang rela melakukan pemujaan pada Setan, melakukan pesugihan, babi ngepet, kantong wewe, memelihara tuyul, dan semacamnya. Yang akhirnya menjauhi dan mengingkari bahkan kafir kepada Allah SWT.
Dalam pandangan sufi, dunia itu menjadi penghalang. Karenanya, para Sufi lebih suka mengikuti jalan hidup sebagai zahid. Mereka menjauhi kehidupan dunia yang hedonisti-yang memanjakan kenikmatan dan keenakan, dan selalu melalaikan hati untuk dekat dan ingat kepada Allah SWT.
Barangkali ada baiknya juga disinggung apakah untuk menjadi sufi harus menjadi zahid,  menjadi asketik, dan sebaliknya, tidak boleh kaya? Dalam sebuah surat yang ditulis salah seorang dalam majalah Sufi yang diasuh ustadz Lukman Hakum, dikatakan bahwa menjadi sufi yang kaya tidak masalah, karena intinya menjadi sufi adalah orang yang selalu dekat dan dapat merasakan serta ma’rifat kepada Allah SWT. Memang sulit!
Dalam pandangan para teolog, seperti Dr. Nurcholis Madjid dengan ide-ide desakralisasi yang non-Tuhan, orang tidak boleh serta diharamkan tunduk, dan apalagi sampai menjadi abdi budak dunia, karena hal itu melanggar fitrah dan kehormatan manusia sebagai sebaik-baiknya ciptaan Allah WST. Kata Dr, Nurcholis Madjid – Mirip dengan bertauhid secara benar, maka manusia tidak boleh menundukkan kepalanya kepada dunia, kecuali kepada Allah SWT.
Jadi, menjadi naïf, absurd, konyol, kalau manusia, yang sudah di deklarasikan sendiri oleh pencipta-ya, Allah SWT, sebagai makhluk yang mulia malah menjadi budak dan hamba dunia.
Dan seperti dalam kandungan syair Sifana, Rhoma Irama, dikatakan bahwa dunia tidak akan berhenti menggoda dan memperdaya manusia dengan segala bujuk rayu, kesenangan, dan keindahan bahkan keabadian.
Yang kaya terus tergoda tidak ada puasnya, yang miskin terbuai impian mengejar-ngejar dengan segala daya dan cara. Demi dunia, orang tidak pernah menyerah, never say die. Sehingga dia pun rela menjadi budaknya atau binasa menjadi korban bujuk rayunya.
Dunia adalah mirip dengan burung beo yang dengan cerdas, licik, dan penuh tipu daya muslihatnya memperdaya si Saudagar kaya itu
Read More >> BURUNG BEO DAN SAUDAGAR KAYA